Posted on Februari 9, 2010 by Muhammad Jabir
Aku bersimpuh, tertunduk, ada damai yg menyelimuti jiwa. Detakan jantungku seirama zikir yang telantun dalam lisan. Seakan ada badai endorfin yg menggelegak dalam darahku. Aku meringkuk di sudut musholla yang sudah jarang aku sambangi. Damai. Aku seakan tidak ingin bangkit, ketika pengurus musholla memberitahu bahwa kendaraan saya menghalangi kendaraan lain untuk keluar dari tempat parkir. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Cerita Hati, Islam | Ditandai: Agama, artikel, candu, Islam, karl marx, kehidupan, renungan | 1 Komentar »
Posted on Februari 9, 2010 by Muhammad Jabir
“Dok, bagaimana ya.. Saya terus terang tidak punya uang untuk membiayai pengobatan suami saya.” Seorang ibu-ibu separuh baya itu berbicara padaku. Ada raut sedih dan khawatir yang terukir di wajahnya.
“Bu, usahakan ada yang mengurus Jamkesmasnya besok ya.. Kalau tidak Bapak akan dikenakan bayaran sebagai pasien umum. Kondisi Bapak gawat darurat, harus ditangani secepatnya” Saya mencoba menjelaskan pada istri pasien yang sakit perut dan tidak bisa kencing beberapa hari di ruang gawat darurat. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: kesehatan | Ditandai: askeskin, jamkesmas, kesehatan, keterangan miskin, maskin, puskesmas | 1 Komentar »
Posted on Februari 5, 2010 by Muhammad Jabir
Tulisan ini sengaja saya buat untuk refleksi penerapan syariat Islam di Aceh. Walaupun sudah 7 bulan saya meninggalkan Tanah Rencong itu, namun semua memori tentang Aceh masih melekat erat dalam benakku. Saat ini syariat Islam di Aceh telah diterapkan selama 7 tahun. Namun apa yang saya saksikan selama 4 tahun tinggal di Aceh adalah penerapan setengah hati syariat yang seolah hanya untuk menenangkan keinginan rakyat Aceh yang rindu akan penerapan syariat Islam. Penerapan syariat yang kebanyakan sebatas simbol dan slogan politik ada kaitanya dengan ‘perseteruan’ antara Teungku dan Teuku yang ada di Aceh. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: politik | Ditandai: Aceh, Islam, polisi syariat, syariat islam, teuku, teungku | 1 Komentar »
Posted on Februari 2, 2010 by Muhammad Jabir
Begadang jangan begadang
Kalau tiada artinya
Begadang boleh saja
Kalau ada perlunya…
Lagu Bang Roma itu sering saya langgar. Baris terakhir saya ganti dengan Begadang boleh saja, kalau ada kopinya
Padahal saya sendiri tahu bahwa begadang sebaiknya dhindari karena tidak baik untuk kesehatan dan memperberat mata untuk terbuka saat mau sholat malam atau sholat shubuh. Akhir-akhir ini saya sulit menutup mata sebelum dini hari. Mungin pengaruh sering jaga di rumah sakit dan pengaruh ngeblog di kompasiana. Rhoma Irama dari jauh-jauh hari sudah mengingatkan kita untuk tidak begadang. Sebagaimana kata Bung Roma dalam lanjutan lagunya : Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: kesehatan | Ditandai: artikel, begadang, kesehatan, malam pengantin, pengantin baru, Rhoma Irama | 2 Komentar »
Posted on Januari 31, 2010 by Muhammad Jabir
Baru-baru ini ada 2 orang rekan saya yang dioperasi di rumah sakit. Keduanya adalah dokter. Penyakit memang tidak mengenal siapa yang akan dihinggapinya dan dokter juga adalah manusia yang bisa sakit sebagaimana manusia lainnya. Teman saya yang pertama dirawat sebuah RS dengan tarif termurah 500 ribu rupiah permalam dan satunya lagi di sebuah RS Internasional dengan tarif ‘rakyat’ yakni 60 ribu rupiah permalam. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: kesehatan | Ditandai: artikel, kentut, kesehatan, nikmat, sehat | 2 Komentar »
Posted on Januari 25, 2010 by Muhammad Jabir
Menyaksikan perkembangan Islam saat ini, saya melihat adanya sikap paranoid dan ironi Barat terhadap Islam. Barat dalam menghadapi gelombang kebangkitan Islam—yang antara lain ditunjukkan dengan banyaknya warga Barat yang masuk Islam, menjamurnya pemakaian jilbab dan cadar, serta berdirinya banyak masjid seakan-akan membuat mereka ‘kalap’. Barat begitu setia meneriakkan demokrasi dan HAM, namun pada kenyataannya mereka juga yang melanggarnya. Barat -entah sadar atau tidak sadar-, bahwa dengan itu mereka sesungguhnya sedang menistakan peradaban mereka sendiri, yakni demokrasi, HAM dan kebebasan yang selama ini mereka agung-agungkan. Berikut beberapa contoh : Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Islam | Ditandai: burqa, Islam, Jilbab, kebangkitan islam, masjid, pelarangan hijab, pelecehan islam | 1 Komentar »
Posted on Januari 25, 2010 by Muhammad Jabir
Sebagai orang seorang muslim yang kurang paham agama dan tidak bisa menggali status hukum terhadap suatu masalah, maka saya memilih takliq-mengikuti- terhadap apa yang diputuskan para ‘ulama’. Namun saya sedikit heran dengan sikap beberapa kaum muslimin yang sepertinya antipati atau bahkan mengatakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) kurang kerjaan dengan mengeluarkan fatwa ‘aneh’ atau konyol bagi mayarakat. Saya cenderung mengikuti fatwa tersebut walau ada beberapa fatwa yang saya kurang setuju karena mungkin karena saya yang tidak mengerti duduk persoalannya apalagi dalil-dalil syar’i-nya. Saya juga mendukung dan setuju dengan fatwa tentang haramnya wanita menumpang pada pengojek pria asing (nonmuhrim) atau menjadi tukang ojek bagi pria yang bukan muhrimnya sebagaimana yang pernah ditulis Bang ASA di Kompasiana tentang Wanita Naik Ojek? Haram, Nih, Yeee. Mungkin kurang bijak apabila kita menghakimi para ulama kita sebagai orang/lembaga yang kurang kerjaan atau kehabisan proyek serta mencari sensasi disaat kita belum mengerti tentang hakikat fatwa dan apa yang difatwakan oleh para ulama. Berikut hasil googling saya : Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Agama, Islam | Ditandai: fatwa haram rokok, fawa ulama, Islam, ojek wanita, prewedding, rebonding, ulama | 2 Komentar »
Posted on Januari 14, 2010 by Muhammad Jabir
Beberapa hari yang lalu saya ditawari sebuah kalender 2010 dari sebuah jama’ah dakwah Islam. Setelah saya beli dan gantung di rumah, ada hal yang aneh dengan kalender tersebut. Saya mencari tanggal merah untuk mengetahui kapan liburan di tahun 2010. Namun saya tidak menemukan tanggal merah samasekali. Kok setahun gak ada libur? Bahkan hari ahadpun tidak diberi warna merah. Wah kalender gak jelas nih menurut pikiran saya. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Islam | Ditandai: dakwah Islam, Islam, kehidupan akhirat, motivasi, syariah | 3 Komentar »
Posted on Januari 10, 2010 by Muhammad Jabir
Kata pluralisme kembali menggema ketika Alm. Gus Dur meninggal dunia. Sebagai orang awam yang kurang paham agama dan cenderung mengikuti pada pendapat ulama dalam perkara hukum, maka sejak Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengelurakan fatwa haramnya pluralisme, liberalisme, dan sekularisme pada tahun 2005, maka saya berpegang pada fatwa yang dimaksud. Namun ternyata ada yang aneh, tatkala Gus Dur meninggalkan kita semua, SBY memberikan gelar “Bapak Pluralisme” pada beliau (Antara.co.id, 31/12/2009) dan ada kalangan liberal yang meminta MUI untuk mencabut fatwa yang mengharamkan pluralisme (Kompas.com, 4/1/2010). Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Agama | Ditandai: artikel, hindu, Islam, kristen, pluralisme agama | 10 Komentar »
Posted on Januari 8, 2010 by Muhammad Jabir
Cinta adalah suatu kata yang teramat indah didengar, manis untuk diucapkan, dan begitu nikmat saat dirasakan. Jika seandainya lautan menjadi dawat dan digunakan untuk menuliskan aksara tentang cinta, maka mungkin tidak akan cukup. Jikalau seluruh pepohonan dijadikan kertas dan dipakai sebagai lembaran untuk menggoreskan cerita cinta, itu tak akan memadai. Andai seluruh waktu dipakai untuk mendongengkan cerita cinta, maka tak akan usai walau jarum jam tak sanggup lagi berputar. Bahkan belum sempurna iman yang kita miliki bila antar sesama belum saling mencintai. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Cerita Hati, Islam | Ditandai: artikel, Cerita Hati, cinta, iman, Islam, kehidupan, motivasi, renungan, syariah | 2 Komentar »