Malpraktek Lagi

malpraktekSiang yang panas menyengat. Poli rawat jalan puskesmas tempat saya bertugas baru usai. Poli rawat jalan ini buka sejak pukul 08.15 sampai pukul 12.15. Pasien sekitar 50 orang hari ini bisa diselesaikan dalam waktu 4 jam. Padahal standar pelayanan sebenarnya minimal satu pasien ditangani dalam 15 menit. Waktu 4 jam seharusnya hanya untuk 16 pasien namun saya menggunakannya untuk 50 orang pasien :-) . Berarti satu pasien bisa dilayani hanya dengan 5,2 menit.  Seharusnya perlu waktu 750 menit (12,4 jam). Tangan masih pegal setelah menulis status dan resep 50 pasien. Diagnosa kilat, resep komplit ala puskesmas, bila perlu periksa laboratorim sedehana atau menulis resep untuk diambil di apotek terdekat. Istrahat dulu sebebentar di UGD. Ada beberapa pasien di dalam yang hanya ganti perban luka saja. Perawat UGD yang melayani mereka. Baca selebihnya »

Menghindari & Menghadapi Tuntutan Malpraktek

malpraktekProfesi sebagai seorang dokter menurut kebanyakan orang adalah profesi mulia. Seseorang dengan predikat dokter seolah dituntut untuk ma’shum (tidak pernah salah) dalam menjalankan profesinya. Tidak banyak orang yang akan memperhitungkan kebaikan yang telah di lakukan dokter, tapi sekali melakukan satu kesalahan saja  maka dokter terancam masuk penjara dan mungkin akan kehilangan profesi sebagai dokter akibat tuntutan malpraktek atau delik hukum lainnya. Baca selebihnya »

Merayakan Halloween

HalloweenHari ini bagi masyarakat dunia terutama rakyat Amerika merupakan salah satu hari ‘raya’ yakni Halloween Day. Barusan saya membaca beberapa status ‘artis’ Indonesia yang akan ikut merayakan Halloween dengan cara mereka sendiri. Hari ini  Happy Halloween menjadi trending topic pertama di Twitter. Saya tahu beberapa dari mereka muslim. Ada yang mengatakan tidak apa-apa ikut merayakan. Ini kan just for fun, bukan bermaksud untuk mengikuti tradisi orang kafir.  Tapi sebagai seorang muslim, semua tindakan yang kita lakukan ada implikasi hukumnya dalam syariat. Makanya penting untuk mengetahui latar belakang sesuatu sebelum kita mengikutinya atau menghukuminya. Baca selebihnya »

Busana Ketat akan Dilarang bagi Wanita di Aceh Barat

arayaBelum selesai pro dan kontra Qanun Jinayat di Aceh, Bupati Aceh Barat Ramli MS akan menerapkan kebijakan melarang pakaian ketat bagi wanita. Ini adalah gebrakan yang patut diacungi jempol dan sebenarnya tidak perlu ada pro kontra. Seharusnya  sudah sejak lama  diterapkan. Aceh yang sudah diberikan wewenang oleh pemerintah pusat untuk menerapkan syariat Islam walau ada pihak lain yang sewot. Jika Anda sempat jalan-jalan ke Meulaboh (Aceh Barat) atau daerah Aceh lainnya mungkin Anda akan tercengang dan mengatakan ” Negeri Syariat kok begini ya?” Hampir tidak ada perbedaan yang mencolok dengan daerah-daerah lain di Indonesia. Baca selebihnya »

Masih Relevankah Sumpah Pemuda?

sumpahpemudaHari ini tepatnnya tanggal 28 Oktober 2008 bangsa ini memperingati hari lahirnya Sumpah Pemuda yang ke-81. Terus terang saya sudah tidak hafal isi otentik lafal Sumpah Pemuda. Barusan saya ‘googling’ dan mendapatkan teks yang sebenarnya. Menurut mantan Menpora Adyaksa Dault, yang termasuk pemuda adalah mereka yang berusia 16-30 tahun. Umur saya masih dalam rentang itu. Makanya tadi siang saya menyempatkan diri untuk ikut unjuk rasa dalam rangka sumpah pemuda. Namun apa sebenarnya yang bisa kita petik dari peringatan Sumpah Pemuda yang diperingati tiap tahunnya? Apakah hanya sekedar seremonial semata dengan membaca manuskrip kuno yang kehilangan arti? Baca selebihnya »

Wajah-wajah Neoliberal di KIB jilid II

neoliberalKabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II bentukan SBY hanya akan berganti “casing” saja. Wajah-wajah neoliberal masih banyak yang bercokol di dalamnya. Jadi jangan heran bila ternyata kabinet baru ini hanya akan melanjutkan neoliberalisme. Agenda-agenda neolib lainnya juga akan tetap berlanjut, seperti penjualan BUMN. Program privatiasasi BUMN yang “gagal” pada tahun 2009, bisa dipastikan akan dilanjutkan. Saat ini saja, pemerintah tengah bersiap-siap akan melego Pertamina. Baca selebihnya »

Mencermati Pesta Blogger 2009

pesta bloggerPesta Blogger 2009 telah berakhir. Semoga acaranya sukses luar biasa. Perhelatan tahunan ini mendapat perhatian tersendiri bagi saya. Ada beberapa hal yang perlu dicermati dari ajang kopdar (kopi darat) para blogger Indonesia ini.

1. Pesta Blogger 2009 disponsori oleh Duta Besar Amerika Serikat.
Saya tidak mempermasalahkan siapa yang mensponsori acara ini. Namun AS jelas punya alasan yang kuat untuk membantu pendanaan. Salah satunya adalah alasan pelestarian demokrasi dalam bentuk kebebasan berekspresi dan berpendapat yang tercermin dari apa yang dilakukan oleh para blogger. Selain menjadi sponsor  pesta blogger 2 tahun berturut-turut, Kedubes negeri “Paman Sam” itu mendanai pelatihan menulis blog di beberapa kota. Demokrasi merupakan salah satu barang jualan Amerika yang sangat laku terutama di negeri islam dan negara berkembang lainnya. Demokrasi yang indah pada “casingnya” namun bila ditelisik secara mendalam ternyata hanya menguntungkan orang-orang berduit (para kapital). Jadi saya pikir  menyisihkan dana untuk penyelenggaran pesta blogger tak terlalu berarti bagi Kedubes AS. Baca selebihnya »

Menkes Baru “Rasa” Amerika?

menkes baruAda yang aneh dengan pergantian menteri kesehatan Kabinet  Indonesia Bersatu jilid II SBY. Keanehan pertama : menkes sebelumnya yang menurut saya cukup sukses sebagai menkes idealis dan berani melawan hegemoni Amerika dan WHO, diganti dengan seseorang yang ternyata dekat dengan Amerika. Keanehan kedua : menkes yang ditunjuk sekarang tidak mengikuti audisi menteri idol yang diselenggarakan oleh SBY, padahal SBY sendiri menjadikan mensyaratkan bahwa menteri di kabinetnya harus ikut audisi. Baca selebihnya »

Poligami, Masalah atau Solusi ?

selingkuhWacana poligami kembali menyeruak tatkala beberapa waktu yang lalu ada launching Klub Poligami Indonesia di Hotel Grand Aquila Bandung yang dimotori oleh Global Ikhwan dari Malaysia. Para aktivis perempuan seperti kebakaran bulu hidung dengan adanya kegiatan ini karena menganggap poligami adalah salah satu bentuk kekerasan dan ketidakadilan pada perempuan. Poligami yang menurut mereka seharusnya dienyahkan dari muka bumi ini, tapi kini dikampanyekan dan dibudayakan. Baca selebihnya »

Ayat Ayat Tembakau

undang undang kesehatanDepartemen Kesehatan Republik Indonesia seakan kelimpungan tatkala ‘ayat tembakau’ yang seharusnya ada dalam Undang-Undang Kesehatan 2009 raib entah kemana. Disebut “raib”, karena ayat itu masih termuat dalam naskah perundang-undangan yang disetujui rapat paripurna DPR, namun sudah tidak ada lagi ketika Depkes menerima salinan UU Kesehatan itu. Ada yang mengatakan kejadian ini adalah kesalahan teknis, namun tidak sedikit yang mentengarai adanya unsur kesengajaan atau kudeta redaksional terhadap ayat yang dimaksud. Baca selebihnya »